7 Jenis Tanaman yang Cocok untuk Budidaya Akuaponik

Eiji

Jenis Tanaman yang Cocok untuk Budidaya Akuaponik – Menanam tanaman dengan menggunakan sistem akuaponik memang menjadi salah satu solusi yang sesuai  ketika kita ingin menanam di lahan sempit seperti rumah-rumah di perkotaan.

Akuaponik adalah suatu integrasi yaitu antara sistem budi daya ikan (akuakultu) dan juga sebuah sistem budidaya dari tanaman (hidroponik) dalam satu ekosistem yang telah resirkulasi ekosistem yang sama sama pihaknya menguntungkan. Sistem yang satu ini yaitu sistem yang menggunakan bakteri alami yang digunakan untuk bisa mengubah kotoran dan juga sisa sisa pakan dari ikan menjadi sebuah nutrisi untuk tanamannnya.

Teknologi akuaponik ini sendiri merupakan kombinasi antara menanam tanaman dan juga budi daya ikan hanya dalam satu wadah. Tanaman nya sendiri berfungsi sebagai filter dari air limbah yang nantinya akan dimanfaatkan kembali untuk budi daya dari ikannya.

Jenis Tanaman yang Cocok untuk Budidaya Akuaponik

Sebutkan sayuran apa saja yang dibudidayakan dengan menggunakan metode aquaponik?

1. Kemangi

Tanaman ini selain bisa hidup di alam liar, tetapi kemangi juga bisa untuk dibudidayakan dengan sebuah sistem akuaponik. Media tanam yang sering digunakan yaitu pecahan genting, kerikil, bahkan juga hingga media tanam arang sekam.

Pertumbuhan kemangi ini sendiri juga cukup subur dengan menggunakan budidaya ini, tetapi ukuran batangnya akan lebih kecil jika dibandingkan dengan kemangi yang ditanam didalam media tanah.

2. Sawi

Tanaman sawi juga bisa untuk ditanaman dengan menggunakan sistem akuaponik. Sawi ini bis untuk dipanen pada umur 40 hingga 45 hari setelah tanamannya ditanam. Selain dari segi kriteria umurnya, panen dari tanaman sawi juga isa hanya dilihat dari keadaan fisik dari tanamannya sendiri.

Baca Juga :  Inovasi Terkini dalam Teknik Pasca Panen Padi: Meningkatkan Produktivitas dan Keberlanjutan Usaha Pertanian

Mulai dari segi warnany, bentuk, dan juga dari ukuran daunnya. Apabila daun bagian yang terbawahnya sudah menguning, maka tanaan sawi tersebut harus secepatnya dipanen. Janganlah sampai terlupa untuk dipanenya.

3. Selada

Tanaman selada ini biasanya digunakan di dalam menu masakan masakan tertentu, seperti pada menu sandwich, burger, dan juga salad. Jika tanaman ini ditanam dengan secara akuaponik, selada ini bisa untuk dipanen pada umur kisaran 30 sampai35 hari.

Tanda dari selada sudah siap panen yaitu jika daun bawahnya sudah hampir sja menyentuh dari media tanam. Bisa juga dengan kamu mencoba rasanya dari seladanya. Jika segar dan juga renyah, maka tanaman selada ini sudah layak panen. Jika tanamannya dipanen terlalu tua, seladanya akan terasa pahit.

4. Kangkung

Kangkung juga adalah salah satu dari tanaman yang sangat tepat untuk dijadikan sistem akuaponik. Tanaman yang satu ini memang mempunyai berbagai macam kelebihan, lho. Mempunyai akar yang tidak terlalu kuat memang membuat kangkung sangat cocok untuk ditanam dengan sistem akuaponik.

Supaya tumbuhnya bagus, kangkung juga membutuhkan air yang terus menerus. Jika kamu menanam tanaman kangkung, maka kamu harus tempatkan di area terbuka yang tidak terlalu tersorot sinar matahari ya.

5. Bayam

Bayam memang salah satu sayur favorit bagi keluarga. Kabar yang baiknya, bayam ini mudah untuk kita tanam di dalam rumah. Terutama yaitu dengan menggunakan metode akuaponik.

Ada dua macam jenis bayam yang biasa untuk kita temukan, yaitu jenis bayam merah dan juga bayam hijau. Nah, tanaman yang satu ini cocok sekali untuk dibudidayakan di dataran rendah ataupun di dataran tinggi. Perlu untuk diingat menanam bayam memerlukan sinar matahari di sepanjang harinya.

Baca Juga :  Jamin Sukses Pelajari Cara Budidaya Tanaman Saga Dengan Syarat dan Ketentuan yang Tepat

6. Pakcoy

Bentuk pakcoy ini memang mirip dengan tanaman sawi. Tapi, batang dari tanaman pakcoy ini jauh lebih besar dan juga pendek, serta mempunyai daun yang lebih lebar.

Pakcoy ini bisa untuk dipanen pada 25-30 hari setelah tanaman ini disemai. Pakcoy yang siap dipanen jika daunnya sudah berbentuk oval yang melebar, tangkai dari daunnya yang berwarna hijau cerah, dan juga mempunyai bentuknya relatif pendek.

7. Seledri

Seledri bisa tumbuh dengan subur dengan menggunakan sistem akuaponik. Setelah tanaman seledri ini selesai disemai di dalam media tanah, kamu bisa langsung memindahkannya ke dalam media arang sekam akuaponik. Seledri ini sendiri bisa dipanen pada saat daunnya sudah cukup lebar dan juga berbatang tinggi.

Itulah tadi ulasan mengenai Jenis Tanaman yang Cocok untuk Budidaya Akuaponik yang bisa kamu jadikan sebagai hobi sekaligus sebagai peluang bisnis menguntungkan. Bagikan artikel ini  ke teman teman kamu yang lain supaya semakin banyak orang yang terdorong untuk tertarik bertanam.

Artikel Terkait

Bagikan:

Tags