9 Tanaman Hias yang Harumkan Ruangan Anda Secara Alami

Eiji

Hello, Sobat Bertanam.com! Ruangan yang harum alami adalah impian setiap orang. Tidak hanya membuat kita merasa segar, tetapi juga memberikan sentuhan estetika yang indah. Salah satu cara terbaik untuk mencapai hal ini adalah dengan menambahkan tanaman hias ke dalam ruangan Anda. Selain memberikan keindahan visual, banyak tanaman hias adalah juga memiliki aroma yang menyenangkan. Berikut adalah 9 tanaman hias yang bisa menjadi pewangi ruangan alami:

1. Lavender

Tanaman lavender dikenal dengan aroma yang menenangkan. Bunga-bunga ungu kecilnya tidak hanya cantik tetapi juga mengeluarkan wangi yang menyegarkan. Letakkan pot lavender di dekat jendela untuk mendapatkan sinar matahari yang cukup.

Berikut beberapa tips untuk menanam dan merawat lavender di dalam ruangan:

  1. Pemilihan Varietas: Pilih varietas lavender yang sesuai untuk tumbuh di dalam ruangan. Beberapa varietas yang lebih cocok untuk tumbuh di dalam ruangan adalah Lavandula angustifolia atau Lavandula stoechas.
  2. Pot dan Tanah: Gunakan pot dengan lubang drainase yang baik dan tanah yang baik untuk drainase. Lavender lebih suka tanah yang berdrainase baik daripada tanah yang terlalu lembab.
  3. Pencahayaan: Lavender membutuhkan sinar matahari yang cukup. Letakkan pot lavender Anda di tempat yang mendapat sinar matahari langsung selama setidaknya 6-8 jam sehari.
  4. Suhu: Lavender tumbuh dengan baik dalam suhu ruangan yang hangat, sekitar 18-24 derajat Celsius. Selama musim dingin, pastikan tanaman Anda tetap hangat dan terhindar dari angin dingin.
  5. Air dan Kelembaban: Air tanaman secara teratur, tetapi jangan biarkan tanah terlalu basah. Pastikan pot memiliki lubang drainase yang baik. Hindari menyiram tanaman secara berlebihan karena akar lavender rentan terhadap penyakit akibat kelembaban berlebih.
  6. Pemangkasan: Pemangkasan teratur akan membantu menjaga bentuk dan pertumbuhan lavender Anda. Potong bunga yang layu dan potong batang yang tumbuh terlalu panjang untuk menjaga bentuknya.
  7. Pemupukan: Pupuk lavender secara teratur dengan pupuk ringan yang kaya akan nitrogen. Pupuk sekitar sekali sebulan selama musim pertumbuhan aktif (biasanya di musim semi dan musim panas).
  8. Kebersihan: Pastikan untuk mengawasi tanaman Anda secara rutin dan menghapus dedaunan yang layu atau bagian yang terinfeksi penyakit.
  9. Pewangi Ruangan: Salah satu manfaat utama dari menanam lavender di dalam ruangan adalah aroma harumnya. Bunga lavender akan mengeluarkan aroma yang menyenangkan ketika Anda membelainya atau ketika sinar matahari memanaskan pot.
  10. Penyiraman: Lakukan penyiraman dengan bijaksana, hanya saat tanah terasa kering pada permukaan. Jangan biarkan pot duduk dalam genangan air.
Baca Juga :  Jamin Sukses Pelajari Cara Menanam Rosemary Dengan Syarat dan Ketentuan yang Tepat

Lavender adalah tanaman yang relatif mudah dirawat di dalam ruangan jika Anda memberikannya kondisi yang sesuai. Aroma yang harum dan penampilannya yang menarik akan menambah daya tarik ruangan Anda.

2. Mint

Mint adalah tanaman yang harum dengan daun hijau segar yang dapat digunakan untuk membuat teh atau minuman lainnya. Tanaman ini akan memberikan aroma segar ke ruangan Anda.

Berikut ini beberapa langkah untuk menanam dan merawat mint di dalam ruangan:

  1. Pemilihan Pot dan Tanah:
    • Gunakan pot dengan lubang drainase untuk menghindari akumulasi air.
    • Isi pot dengan campuran tanah yang baik, yang bisa terdiri dari tanah potting campuran umum dengan sedikit pasir untuk memperbaiki drainase.
  2. Pencahayaan:
    • Mint membutuhkan sinar matahari yang cukup, setidaknya 4-6 jam sinar matahari langsung sehari.
    • Jika sinar matahari tidak mencukupi, Anda dapat menggunakan lampu tumbuh (grow light) untuk memberikan cahaya tambahan.
  3. Suhu:
    • Mint tumbuh dengan baik dalam suhu ruangan yang sejuk, sekitar 18-24 derajat Celsius.
    • Hindari suhu yang terlalu panas atau terlalu dingin.
  4. Air dan Kelembaban:
    • Mint suka tanah yang lembab, jadi pastikan untuk menjaga tanah tetap lembab tetapi tidak terlalu basah.
    • Selalu biarkan pot mengering sebelum menyiram ulang.
    • Jika udara di ruangan Anda terlalu kering, Anda dapat menggunakan penyemprotan air atau meletakkan wadah berisi air di dekat tanaman untuk meningkatkan kelembaban.
  5. Pemupukan:
    • Beri pupuk cair yang berimbang sekali sebulan atau sesuai petunjuk pada kemasan pupuk.
    • Mint tidak memerlukan pupuk yang berlebihan.
  6. Pemangkasan:
    • Pemangkasan teratur akan membantu menjaga pertumbuhan mint yang kompak dan memungkinkan Anda untuk mengumpulkan daun-daun segar.
    • Potong batang yang lebih tua dan daun yang rusak.
  7. Pemisahan:
    • Setelah beberapa waktu, mint dapat menjadi sangat padat dalam pot. Anda bisa memisahkan tanaman ini dan menanamnya di pot yang lebih besar jika diperlukan.
  8. Pengendalian Hama dan Penyakit:
    • Awasi tanaman Anda secara teratur untuk tanda-tanda hama atau penyakit dan tindak segera jika ditemukan.
Baca Juga :  Kecil tapi Menawan: 13 Jenis Bunga Hias Mini untuk Pot Mini Anda

Mint adalah tanaman yang cukup mudah tumbuh di dalam ruangan dan memberikan aroma yang menyegarkan. Anda juga dapat menggunakan daun mint yang segar untuk berbagai macam keperluan, seperti membuat teh, minuman segar, atau sebagai bahan untuk masakan.

3. Lavender India

Lavender India adalah saudara dari lavender biasa, tetapi memiliki aroma yang lebih kuat. Tanaman ini cocok untuk dijadikan dekorasi dan pewangi ruangan alami.

4. Lavender Arab

Lavender Arab adalah varietas lavender lain yang memiliki aroma yang sangat kuat. Sebuah pot kecil di ruangan Anda akan memberikan aroma yang luar biasa.

5. Rosemary

Tanaman rosemary memiliki daun hijau yang wangi dan sering digunakan dalam masakan. Letakkan pot rosemary di dapur atau ruang makan untuk memberikan aroma segar saat memasak atau makan.

Meskipun rosemary lebih sering di tanaman air di luar ruangan, Anda bisa mencoba menanamnya di dalam ruangan dengan beberapa pertimbangan berikut:

  1. Pemilihan Pot dan Tanah:
    • Gunakan pot dengan lubang drainase untuk mencegah akumulasi air berlebih.
    • Isi pot dengan campuran tanah yang baik untuk drainase, seperti campuran tanah potting dengan pasir atau perlite.
  2. Pencahayaan:
    • Rosemary membutuhkan sinar matahari yang cukup, minimal 6-8 jam sinar matahari langsung per hari. Letakkan tanaman dekat jendela yang mendapat cahaya matahari langsung jika memungkinkan.
    • Anda juga bisa menggunakan lampu tumbuh (grow light) jika pencahayaan alami kurang memadai.
  3. Suhu:
    • Rosemary tumbuh dengan baik dalam suhu ruangan yang sejuk hingga hangat, sekitar 18-24 derajat Celsius.
  4. Air dan Kelembaban:
    • Biarkan tanah sedikit kering sebelum menyiram ulang. Rosemary lebih suka tanah yang kering daripada terlalu basah.
    • Hindari penyiraman berlebihan, karena akar rosemary sensitif terhadap kelembaban berlebih.
    • Kelembaban relatif ruangan biasa tidak menjadi masalah bagi tanaman rosemary.
  5. Pemupukan:
    • Pupuk tanaman rosemary dengan pupuk cair yang ringan atau pupuk keseimbangan setiap 4-6 minggu sekali selama musim tumbuh (musim semi dan musim panas).
  6. Pemangkasan:
    • Pemangkasan teratur membantu menjaga bentuk tanaman dan merangsang pertumbuhan daun baru. Potonglah batang yang terlalu panjang atau daun yang rusak.
  7. Pengendalian Hama dan Penyakit:
    • Awasi tanaman Anda secara teratur untuk tanda-tanda hama atau penyakit, dan tindaklanjuti jika ditemukan.
Baca Juga :  50 Alamat Toko Tanaman Hias Lengkap Dengan Nomor Telepon di Kabupaten Banggai Laut

Rosemary adalah tanaman yang kuat dan tahan lama ketika dikelola dengan baik. Selain sebagai pewangi ruangan, Anda juga dapat menggunakan daun rosemary segar sebagai rempah-rempah dalam masakan Anda, atau bahkan mengeringkannya untuk digunakan dalam berbagai resep.

6. Geranium

Geranium adalah tanaman dengan daun berbentuk hati dan bunga hias yang cantik. Tanaman ini memiliki aroma manis yang akan membuat ruangan Anda harum.

7. Jasmine

Jasmine adalah tanaman dengan bunga putih yang harum. Letakkan pot jasmine di kamar tidur untuk menciptakan suasana yang tenang dan menyegarkan.

8. Lavender Meksiko

Lavender Meksiko adalah tanaman hias dengan daun hijau muda dan aroma lavender yang kuat. Tanaman ini cocok untuk dekorasi ruangan Anda.

9. Lavender Prancis

Lavender Prancis adalah tanaman hias dengan bunga ungu yang harum. Letakkan pot lavender Prancis di ruang tamu atau teras untuk menciptakan suasana yang menyenangkan.

Dengan menambahkan salah satu dari tanaman hias di atas ke dalam ruangan Anda, Anda tidak hanya akan memberikan keindahan visual tetapi juga aroma alami yang menyegarkan. Pilihlah tanaman yang sesuai dengan gaya dan kebutuhan Anda, dan nikmatilah harum alami yang mereka tawarkan. Jangan lupa untuk merawat tanaman dengan baik agar tetap sehat dan harum. Semoga artikel ini bermanfaat, Sobat Bertanam.com! Sampai jumpa kembali di artikel menarik lainnya.

Artikel Terkait

Bagikan:

Tags