Alat Pengolah Tanah Primer Bajak Subsoil

Eiji

Alat pengolah tanah primer bajak subsoil – Berbagai macam teknologi pengolahan tanah modern telah diciptakan dengan spesifikasi berbeda yang bertujuan untuk bisa memenuhi kebutuhan yang berbeda-beda pula. Salah satunya yaitu ada bajak subsoil yang merupakan sebuah alat untuk pengolahan tanah primer.

Pengolahan tanah primer, merupakan tahap pengolahan tanah paling awal untuk bisa memperbaiki kondisi tanah. Alat ini mempunyai bentuk menyerupai tajak yang berukuran besar yang telah disusun pada sebuah rangka. Komponen dari penyusunnya yaitu tajak dan 2 buah roda yang digunakan untuk trasportasi.

Bajak subsoil adalah suatu alat pengolah tanah yang fungsinya untuk memotong tanah lebih dalam jika dibandingkan dengan bajak biasa dan juga membelah lapisan keras dari tanah. Tanah yang padat yang akan menghalangi drainase, aerasi dan juga bisa menghambat penyebaran nutrisi pada tanah.

Bajak subsoil ini tidak seperti jenis alat pengolah tanah yang lainnya, bajak subsoil ini mmpunyai sebuah ciri-ciri dari bentuknya yang berbeda. Adanya tajak pada bagian bawah sebagai komponen utama ini merupakan salah satu pembedanya. Bagian yang ini berfungsi berbeda dengan jenis alat pengolah tanah yang lainnya. Bajak subsoil ini memiliki 3 bentuk yaitu lurus vertikal, condong dan juga lengkung.

Fungsi utama alat yang satu ini berbeda halnya dengan alat pengolah tanah yang lain. Seperti tadi yang sudah disebutkan sebelumnya, alat ini adalah suatu alat pengolah tanah primer yang artinya, fungsi utamanya yaitu untuk memperbaiki kondisi dari tanah. Alat ini berfungsi sebagai memecah tanah, sebelum nantinya tanah akan dibajak.

Fungsi bajak subsoil adalah:

  1. untuk memecah tanah yang keras dan juga kering, ini biasa dilakukan sebelum pembajakan untuk bagian tanah tertentu.
  2. dipergunakan untuk melakukan pengerjaan lebih praktis pada tanah bawah
  3. dipergunakan pada tanah yang berjerami, dan juga dipergunakan untuk bisa memotong sisa-sisa perakaran yang berada di dalam tanah.
  4. dipergunakan untuk bisa memecah lapisan keras (hardpan) ataupun plow sole.
  5. untuk bisa memperbaiki infiltrasi air pada sebuah tanah, sehingga dapat untuk mengurangi erosi.
Baca Juga :  BOOM SPRAYER Bantu Petani Dalam Pengendalian Hama

Keuntungan:

Bisa memecah tanah pada seluruh profil tanah (> 40 cm), Meningkatkan sistem aerasi tanag dan juga memecah hardpan yang sangatlah keras, Meningkatkan penyerapan lengas dan juga perkolasi yang lebih dalam sehingga penyimpanan air hujan jadi bertambah banyak, Memperbaiki zone dari perakaran.

Kekurangan :

kebutuhan daya yang sangat besar, pemadatan pada tanah permukaan

Jenis Bajak Subsoil

Bajak subsoil Ini terdiri atas dua jenis yaitu bajak subsoil biasa dan juga tipe chisel.

Bajak subsoil tipe chisel

Tipe chisel ini merupakan bajak yang berfungsi untuk bisa memecah dan juga menghancurkan lapisan tanah keras untuk bisa memperbaiki drainase dan juga aerasi tanah. Bajak satu ini hampir tidak mempunyai kemampuan untuk membalik tanah tetapi mampu untuk bekerja pada kondisi ta nah yang keras. Bajak chisel ini biasanya dioperasikan secara berkelompok yaitu antara 5 – 10 buah dengan jarak yaitu 30 cm dari bilah bajak. Bajak subsoil adalah bajak yang mempunyai fungsi yang sama seperti chisel tetapi bajak jenis yang ini mempunyai konstruksi yang lebih besar dan juga berat.

Untuk jenis yang standart tunggal biasanya dipergunakan untuk bisa mengerjakan tanah dengan kedalaman maksimal 90 cm, sedangkan penarikannya yaitu menggunakan traktor dengan daya (60 – 85) HP. Kemudian untuk bajak tanah bawah jenis standart dua ataupun lebih, biasanya dipergunakan untuk melakukan sebuah pekerjaan yang lebih dangkal.

Kadangkalan pada bajak subsoil ini di bagian belakangnya telah dilengkapi dengan alat yang lain diantaranya:

  1. Perlengkapan mole (mole attachment)

Alat yang satu ini digandengkan di belakang bajak subsoil. Alat ini berbentuk oval yang berdiameter (7,5 – 20) cm. Hasilnya akan bisa  meninggalkan bekas yyang seperti terowongan. Terowongan ini dimaksudkan untuk bisa perbaikan drainase, jika keadaan tersebut ideal akan tahan hingga 7 tahun.

  1. Perlengkapan pemupukan (fertilizer attachment)

Penggandengan alat yang satu ini pada bajak subsoil dimaksudkan untuk bisa sekaligus mengadakan pemupukan dengan mempunyai kedalaman tertentu. Dalam kenyataannya, cara pemupukan dengan menggunakan sistem ini akan mendapatkan hasil yang menggembirakan. Jarak alurnya biasanya yaitu 120 cm, tapi jarak ini bisa untuk divariasikan menurut keadaan dan juga keperluannya.

Baca Juga :  Inovasi Alat Pertanian Modern: Meningkatkan Efisiensi Pengolahan Tanah

Cara kerja dari alat yang satu ini bergantung pada tajaknya yang mampu untuk memecah tanah hingga kedalaman 20-36 inchi. Bagian tajak ini yang merupakan suatu bagian utama kemudian nantinya disusun pada sebuah rangka yang kemudian ditarik oleh sebuah tenaga penggerak. Tenaga penggerak ini biasanya yaitu traktor.

Bajak subsoil ini terdiri atas beberapa bagian yang utama, yaitu :

  • top link attachment point.
  • attachment point.
  • headstock .
  • beam atau rangka.
  • cutting disc, Cutting disc merupakan komponen yang berfungsi untuk membantu dalam pemotongan tanah serta untuk menjaga kestabilan implemen.
  • subsoiler leg, Subsoiler leg adalah bagian palingutama dari bajak subsoil yang nantinya akan masuk ke dalam tanah digunakan untuk memotong dan juga menghancurkan tanah.
  • steel blade.
  • shoe Shoe, merupakan suatu komponen yang bisa untuk membantu proses pemotongan dan juga penghancuran lapisan keras di dalam tanah, komponen ini juga akan bisa menghasilkan sebuah saluran drainase yang pada lintasan kerja C.
  • renewable steel point Shippen et al.

Bagian- bagian bajak subsoil ini terdiri atas mekanisme penggetar, piringan coulter , pisau dan juga lengan getar, singkal A yang bisa menghubungkan pisau dengan singkal, dan juga singkal B dan C. Bagian-bagian dari bajak subsoil ini tersusun dari tiga unit utama, yaitu sebuah unit penggerak mekanisme togel yang telah tersusun dari 3 bagian lengan getar, unit kedua yaitu unit pemotongan tanah pisau yang berbentuk V dengan mempunyai lebar 55 cm telah terpasang pada lengan getar shank dan juga unit yang ketiga yaitu unit dari pembalikan tanah singkal dengan rancangan yang khusus yang tersusun pada satu garis sejajar dengan mempunyai arah tarikan untuk enam alur pembajakan 3 bottom bajak.

Baca Juga :  Memahami Manfaat Drone untuk Pertanian: Langkah Penting Menuju Masa Depan Agribisnis

Gaya yang dibutuhkan untuk bisa menarik bajak subsoil ini sangatlah besar dan untuk bisa meningkatkan efisiensinya dapat untuk menggunakan bajak subsoil konvensional Smith dan juga Wilkes. Bajak subsoil ini lebih besar dan juga kuat dari pada bajak chisel, kedalaman olah bajak satu ini yaitu berkisar antara 40 – 60 cm. Untuk bisa menarik bajak jenis ini pada umumnya digunakan traktor dengan mempunyai daya sekitar 60 – 85 Hp.

Bentuk bilah bajak subsoil ini cukup beragam, yang pada umum dipakai yaitu bentuk lengkung, lurus bersudut dan juga lurus. Bajak subsoil ini adalah alat yang telah didesain untuk bisa beroperasi pada kedalaman olah di atas normal dan juga menggemburkan tanah dengan. Bajak subsoil yang dioperasikan tunggal ini digunakan untuk melakukan pembajakan yang lebih dalam sedangkan yang digunakan secara berkelompok bisa digunakan untuk pembajakan yang lebih dangkal lagi.

Dengan kamu mengetahui masing-masing dari nama alat pengolah tanah beserta fungsinya ini, kini kamu bisa untuk membedakan jenis alat pengolah tanah tersebut. Termasuk yang diantaranya yaitu alat pengolah tanah primer bajak subsoil ini.

Artikel Terkait

Bagikan:

Tags