Fungsi Garu Piring Dan Cara Menggunakannya, Alat Pertanian Modern

Eiji

Fungsi Garu Piring – Indonesia merupakan salah satu negara yang dilewati oleh garis khatulistiwa, sehingga di negara ini mempunyai tanah yang begitu suburnya. Sudah tidak heran lagi Jika di dalam bidang pertanian menjadi salah satu pekerjaan utama untuk bisa membuat aneka macam jenis tanaman untuk mendukung keberlangsungan hidup. Bidang pertanian yang juga berkaitan dengan perkebunan dan juga persawahan.

Dan untuk bisa mengolah dan juga untuk bisa membuat hasil dari persawahan dan juga perkebunan mestinya memerlukan alat pertanian, yang salah satunya yaitu alat garu piring atau pun disebut juga disc harrow. Ini adalah sebuah alat pertanian yang modern yang mempunyai bentuk yang mirip dengan bajak piring, namun ada juga yang mempunyai suatu tepi homogen dan juga sebuah tepi bergelombang, Untuk ukurannya sendiri lebih mungil dari pada ukuran bajak.

Apa fungsi dari garu tanah?
Penggunaan sebuah garu sebagai pengolah tanah kedua, selain dari bertujuan untuk bisa menghancurkan dan juga meratakan permukaan tanah, juga bertujuan untuk bisa mengawetkan lengas tanah dan juga untuk meningkatkan kandungan unsur hara yang ada pada tanah dengan jalan yang lebih menghancurkan sisa-sisa tanaman dan juga mencampurnya dengan tanah.

Bagian yang terdapat di garu piring yaitu antara lain rangka, bumper, bantalan, pembersih tanah, kotak pemberat, dan juga sebuah piringan. Ada juga yang berukuran dari piringan antara 45 sampai dengan 60 centimeter. Piringan ini di pasang dengan menggunakan jarak 15cm sampai dengan jarak 22cm.

Masing-masing  dari as (gang) tersebut diikat ke rangka dengan melalui standar yang berdiri pada sebuah bantalan. Untuk garu yang lebih ringan satu as tersebut mempunyai dua bantalan, sedangkan yang lebih berat lebih dari dua buah bantalan. Pada ujung as di bagian cembung piringan tersebut lalu ditempatkan bumber yang berupa besi tuang yang cukup berat untuk bisa menambah tekanan ke samp ing.

Baca Juga :  Revitalisasi Pertanian: 5 Keunggulan Traktor Sawah Terkini yang Perlu Anda Ketahui

Apabila alat garu piring tidaklah cukup berat untuk bisa memecah tanah, maka bisa untuk ditambah beban yang ditempatkan pada sebuah kotak pemberat. Untuk bisa membersihkan tanah yang melekat pada sebuah piringan, biasanya setiap piringan tersebut telah dilengkapi dengan pengeruk tanah (scraper) yang telah diikat pada rangka.

Setiap piringan dari garu piringan biasanya sudah ilengkapi dengan alat pengeruk (scraper) yang sangat berguna selain untuk bisa membersihkan tanah yang lengket pada piringan, juga bisa untuk membantu dalam pembalikan potongan tanah.  Untuk bisa menahan tekanan di samping yang terjadi saat bajak mulai memotong tanah, bajak piring ini telah dilengkapi dengan roda alur di belakang (rear furrow wheel).

Fungsi Dari Garu Piring

Berikut ini adalah beberapa fungsi dari garu piring di bidang pertanian yaitu antara lain sebagai berikut

1. Membersihkan Rumput pada Tanah

Fungsi yang pertama dari alat yang satu ini yaitu bisa untuk membersihkan rumput pada tanah sebelum kita memulai penanaman. Dimana pada umumnya sebelum kamu akan memulai bercocok tanam, tanah dari pertanian tersebut pasti telah ditanami rumput karena adanya jeda antara panen dan juga penanaman benih ysng lumayan lama. Maka diperlukanlah alat garu piring yang bertugas untuk bisa membersihkan rumput tadi.

2. Memperbaiki Struktur Butir Tanah

Struktur butiran tanah yang baik di dalam bidang pertanian yaitu tanah yang gembur, karena dengan menggunakan tanah yang gembur ini bisa untuk menghasilkan tumbuhan yang tumbuh subur dan juga bisa memberikan hasil yang sangat memuaskan. Jadi fungsi dari alat satu ini ini yaitu untuk mengubah struktur tanah dari keras menjadi tanah gembur.

Baca Juga :  Alat Tanam Jagung: Rahasia Produktivitas Tinggi di Kebun Anda

3. Garu Piring  Bisa Untuk Memperbesar Persediaan Air

Fungsi yang ketiga dari alat garu piring ini yaitu bisa untuk memperbesar persediaan air, disamping itu juga untuk memperbaiki peresapan air dan juga membantu tata udara yang berasal dari tanah tersebut.

4. Mengurangi Evaporasi Tanah

Fungsi alat garu piring yang selanjutnya yaitu sebagai salah satu fungsi untuk bisa meminimalisir evaporasi dari sebuah tanah. Evaporasi tanah tersebut yaitu artinya sebuah penguapan air dari bagian atas tanah yang bisa  untuk mengakibatkan kelembaban dari tanah tersebut berkurang.

5. Meningkatkan suatu kecepatan Pelapukan Akar residu tumbuhan

Berikutnya fungsi dari garu piring sendiri adalah untuk bisa mempercepat pelapukan akar sisa tanaman serta untuk bisa mempermudah perkembangan dari sebuahakar.

6. Menutup Tanah sesudah Benih Tersebut Ditanam

Fungsi yang terakhir dari garu piring ini ialah untuk menutup tanah setelah selesainya benih ditanam. Jadi begitu proses rumput tanaman dipangkas yang selanjutnya yaitu tanah tersebut di gemburkan. Sesudah itu barulah kemudian benih yang disebarkan danjuga akan ditutup dengan memakai garu piring ini.

Alat mesin pertanian garu piring yang satu ini bisa untuk memberikan manfaat bagi para petani pada saat masa vegetatif ataupun pada saat masa pengolahan tanah tahap yang kedua. Garu piring ini juga digunakan untuk bisa memudahkan para petani dalam memberantas gulma sehingga tanaman itu bisa mendapat nutrisi yang cukup. Selanjutnya dengan menggunakan penggunaan garu piring ini dapat untuk menjadikan kerja petani menjadi lebih efektif dan juga efisien lagi.

Cara Dalam Pemakaian Alat Garu Piring

Nah, itulah tadi beberapa penjelasan mengenai fungsi dari dari alat ini. Adapun cara untuk memakai alat garu piring ini yaitu:

  • Memasang beberapa dari piringan untuk nantinya dirangkai dengan memakai satu poros agar menjadi kesatuan rangkaian.
  • Memasangkan sebuah bantal di dalam rangka dari garu piring.
  • Lalu setelah itu hidupkan mesin dan juga jalankan sesuai dengan arahan dari pada mana bagian yang ingin kamu perbaiki.
Baca Juga :  Mengenal Alat dan Mesin Penyiangan (Weeder)

Beberapa keuntungan saat kamu menggunakan garu piring ini adalah :

  1. Dapat bekerja pada tanah keras dan juga kering.
  2. Dapat bekerja untuk tanah-tanah yang lengket.
  3. Dapat digunakan untuk tanah-tanah yang berbatu.
  4. Dapat digunakan juga untuk tanah-tanah yang berakar.
  5. Dapat dipakai untuk tanah-tanah yang memerlukan pengerjaan yang cukup dalam.

Garu piringan ini digunakan pada pada saat pengolahan tanah sekunder, kelebihan dari garu piring ini yaitu dapat bekerja pada sebuah tanah keras dan kering (tanah yang lengket, berbatu, berakar, dan tanah yang juga memerlukan pengerjaan yang dalam). Kelemahan dari alat ini yaitu tidak bisa untuk menutup sisa dari tanaman/rumput yang sudah terpotong, bekas dari pembajakan tidak betul-betul rata, dan juga hasil dari pengolahan tanahnya masih berupa bongkahan-bongkahan.

Pada dasarnya cara dalam penggunaan dari alat garu piring ini hampir lah sama dengan cara dari penggunaan bajak. Cara kerjanya juga cukup sama dengan cara kerja di bajak. Jadi jika kamu bisa uuntuk menggunakan sebuah bajak, maka pasti lah akan lebih bisa dan juga mudah untuk mengoperasikan alat yang satu ini.

Sekian pembahasan singkat mengenai fungsi garu piring dan cara memakainya, Semoga bisa bermanfaat untuk para pembaca yang mungkin juga berprofesi sebagai petani. Terima Kasih.

Artikel Terkait

Bagikan:

Tags